Peluncuran Buku “Sejarah Waria Yogyakarta” dan Logo SMART Transchool

Suasana penuh kehangatan menyelimuti Ruang Teatrikal Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, di hari Kamis, 5 September 2024. Yayasan Kebaya Yogyakarta, bersama dengan mitra dari SATUNAMA, SP Kinasih, dan Prodi Humanitas UKDW, menggelar acara peluncuran buku “Sejarah Waria Yogyakarta: Kisah Ketahanan Komunitas Terpinggir”. Buku ini, karya Masthuriyah Sa’dan, memberikan pandangan mendalam tentang perjalanan panjang komunitas waria di Yogyakarta yang penuh tantangan namun sarat dengan solidaritas dan kekuatan.

Dari awal hingga akhir acara, suasana terasa hidup. Masthuriyah berbagi kisah emosional di balik penulisan buku tersebut, yang membawa kita pada cerita nyata dari komunitas waria—tentang perjuangan mereka menghadapi stigma, diskriminasi, hingga bertahan dalam kehidupan yang tidak selalu mudah. Buku ini disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap sarat makna, menjadikannya sebuah karya yang tidak hanya penting secara historis, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi semua yang membacanya.

Selain peluncuran buku, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan logo SMART Transchool. Dengan tagline “Sekolah Tanpa Batas,” SMART Transchool hadir sebagai program pendidikan inklusif yang dirancang untuk mengedukasi dan memberdayakan komunitas transpuan. Program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mereka, memberikan ruang yang aman untuk belajar, berkembang, dan diterima oleh masyarakat. Logo baru ini mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan tanpa batas, menggambarkan visi SMART Transchool untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendukung.

Para peserta acara, baik yang hadir secara langsung maupun daring, menyambut antusias peluncuran ini. Diskusi panel yang melibatkan akademisi dan aktivis terkemuka, seperti Masthuriyah Sa’dan, Ignatius Praptoraharjo, dan Dédé Oetomo, semakin memperkaya wawasan tentang pentingnya pemahaman akan keberagaman gender. Para pembedah memberikan perspektif dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari sosiologi hingga kesehatan mental, menjadikan acara ini lebih dari sekadar peluncuran, tetapi juga platform untuk refleksi dan dialog terbuka.

Acara ini menandai langkah penting dalam perjalanan Yayasan Kebaya Yogyakarta untuk memajukan inklusi dan keberagaman gender di Indonesia. Peluncuran buku “Sejarah Waria Yogyakarta” dan logo SMART Transchool diharapkan menjadi tonggak yang mendorong masyarakat untuk terus belajar, berempati, dan menghargai semua bentuk identitas gender.

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *