Pada hari Rabu, 15 Januari 2025, Yayasan Kebaya Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan pembuatan masakan Nusantara, gudeg, di Waria Community Center (WCC). Kegiatan ini diikuti oleh transpuan dan orang dengan HIV (ODHIV) sebagai bagian dari proyek Yayasan Kebaya bersama Bort for the World (BfdW), yang berfokus pada pemberdayaan komunitas rentan melalui kemandirian pangan dan ekonomi. Gudeg dipilih sebagai tema pelatihan karena merupakan simbol kuliner khas Yogyakarta yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai peluang usaha.
Pelatihan ini dipandu oleh Ibu Alfi Widianti Kasha, seorang pelatih kuliner berpengalaman yang membagikan pengetahuan dan keterampilannya dengan penuh kehangatan dan antusiasme. Selama sesi pelatihan, peserta diajak untuk memahami teknik pembuatan gudeg yang autentik, mulai dari pemilihan bahan hingga cara penyajiannya. Selain itu, Ibu Alfi juga memberikan wawasan tentang cara mengelola usaha kuliner kecil yang berkelanjutan, sehingga peserta tidak hanya belajar memasak, tetapi juga mempersiapkan diri untuk menjadi pelaku usaha yang mandiri.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang, saling berbagi cerita dan dukungan selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya pelatihan ini, Yayasan Kebaya berharap dapat memberikan bekal keterampilan yang tidak hanya mendukung keberdayaan ekonomi, tetapi juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan solidaritas di antara komunitas rentan. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa melalui kerja sama dan inklusi, setiap individu memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam masyarakat.
Pelatihan ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam upaya Yayasan Kebaya untuk menciptakan perubahan positif di komunitas transpuan dan ODHIV di Yogyakarta. Dengan dukungan dari BfdW dan semangat para pelatih seperti Ibu Alfi Widianti Kasha, program ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas di masa depan. Sebab, seperti halnya memasak gudeg, perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang penuh cinta dan dedikasi.
























