Hari Pertama SMART Transchool 2024: Serunya Belajar Tanpa Batas!

Magelang, 21 November 2024 – Hari pertama SMART Transchool 2024 benar-benar membara dengan semangat dan antusiasme! Bertempat di Balkondes Wringinputih, Magelang, suasana penuh energi terasa sejak pagi. Baik siswa maupun panitia terlihat nggak sabar untuk memulai pengalaman belajar yang tak biasa ini. Yuk, intip serunya hari pertama:

Pengenalan Tujuan dan Kontrak Belajar

Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang dipandu oleh Program Manager, Bunda Rully Mallay. Beliau menjelaskan maksud dan tujuan dari SMART Transchool, yaitu menciptakan ruang belajar tanpa batas untuk merayakan keberagaman dan inklusi. Sesi ini menjadi momen menyentuh, di mana para peserta memahami pentingnya peran mereka sebagai agen perubahan di masyarakat.

Rully Mallay dan Mbak Arum membuka Hari Pertama Proses Belajar Smart Transchool 2024

Setelah itu, Kepala Sekolah, Mbak Arum, memimpin sesi kontrak belajar. Dengan suasana santai namun penuh makna, para peserta bersama-sama menyusun kesepakatan kelas. Proses ini bukan hanya soal aturan, tapi juga membangun rasa saling menghargai dan menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi semua.

Keberagaman Gender dan Seksualitas

Vania Sharleen Setyono, M.Si.TEOL

Dosen Perguruan Tinggi Berpengalaman dengan riwayat kerja yang terbukti di industri pendidikan tinggi. Terampil dalam Pembelajaran Berbasis Layanan, Manajemen Proyek, Kesetaraan Gender, Penelitian Empiris, dan Pendidikan Agama. Profesional pendidikan yang tangguh dengan gelar Magister yang berfokus pada Teologi/Studi Teologi dan isu gender dari Universitas Kristen Duta Wacana.

Di sesi pertama materi utama, yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 12.30, Mbak Vania membawakan topik keberagaman gender dan seksualitas. Dengan gaya santai tapi penuh isi, ia mengajak peserta memahami spektrum identitas gender dan orientasi seksual. Diskusi berjalan hidup dengan berbagai pertanyaan dan cerita dari para peserta, yang mencerminkan beragamnya latar belakang mereka. Panitia dan co-fasilitator sigap mendampingi, menciptakan suasana kelas yang inklusif dan nyaman.

Suasana siswa Smart Transchool belajar bersama di hari pertama dengan materi Keberagaman Gender dan Seksualitas oleh Vania Sharleen Setyono, M.Si.TEOL

SOGIESC (Sexual Orientation, Gender Identity and Expression, and Sex Characteristics)

Dr. Dina Listiorini, S.Sos., M.Si.


Dosen Jurusan Ilmu KomunikasiPendidikan: S.Sos, Universitas Airlangga, M.Si, Universitas IndonesiaKeahlian: Gender dan Seksualitas, Studi Media

Mbak Dina melanjutkan dengan topik SOGIESC yang lebih mendalam pada sesi yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 15.30. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami konsep-konsep yang sering menjadi dasar diskriminasi, seperti identitas gender, ekspresi gender, dan karakteristik seks. Dengan bantuan co-fasilitator, Arum dan Yuni Shara, materi disampaikan melalui simulasi dan diskusi kelompok yang membuat peserta semakin aktif. Banyak yang terkejut sekaligus tercerahkan dengan wawasan baru yang mereka dapatkan.

Sesi ke dua dengan materi SOGIESC bersama Dr. Dina Listiorini, S.Sos., M.Si.

Spiritual Queer

Arif Nuh Safri, S.Th.I, M.Th.I

Dosen di Institut Ilmu al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta. Penulis buku ” Tafsir Sensitif Gender & Seksualitas”. Pendamping spritual santri waria Ponpes Waria “Al Fattah”

Sesi terakhir hari itu berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.00, dipandu oleh Ustad Arif, yang membawa perspektif spiritual ke dalam diskusi keberagaman. Dalam suasana yang khusyuk dan reflektif, peserta diajak memahami bagaimana spiritualitas dapat berjalan seiring dengan identitas queer. Sesi ini memberikan banyak inspirasi, bahkan beberapa peserta mengaku merasa lebih dekat dengan sisi spiritual mereka setelah mengikuti diskusi ini.

Ustad Arif dalam materinya Revitalisasi Teologi Queer memberi perspektif baru dalam isu keberagaman dan transpuan di Indonesia.

Antusiasme yang Tak Terbendung!

Hari pertama nggak cuma jadi ajang belajar, tapi juga tempat bertemunya energi positif dan solidaritas antar peserta. Tawa, diskusi seru, dan momen refleksi bergulir sepanjang hari. Panitia yang dikoordinasi dengan apik oleh Shela Edo memastikan semua berjalan lancar, dari senam pagi hingga sesi penutup.

Program SMART Transchool ini adalah salah satu program utama dalam proyek kolaborasi Yayasan Kebaya dan BfdW periode 2023-2026. Program ini dirancang untuk memberikan ruang inklusif bagi kelompok rentan di Indonesia, memperkuat kapasitas mereka, dan menciptakan “champion-champion” baru yang siap membawa perubahan positif di masyarakat.

Hari ini jadi langkah awal yang penuh harapan menuju perubahan besar. Yuk, pantengin terus cerita seru dari SMART Transchool di YouTube Yayasan Kebaya TV, Instagram, dan website resmi Yayasan Kebaya. Siapkan dirimu untuk kisah inspiratif berikutnya!

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *