Smart Transchool 2.0: All Learn. All Belong

All Learn. All Belong.
Sekolah inklusi yang mempertemukan semua cerita dan semua suara.

Smart Transchool adalah program tahunan Yayasan Kebaya YogyakartaBrot für die Welt (Bread for the World) yang menghadirkan ruang belajar inklusif bagi beragam kelompok masyarakat. Seperti tahun lalu, Smart Transchool 2.0 berlangsung selama 7 hari berturut-turut, pada 16–22 Oktober 2025, di Balkondes Wringin Putih, Magelang, Jawa Tengah.

Sebelumnya, tim Smart Transchool Yayasan Kebaya telah menyelenggarakan proses asesmen dan seleksi peserta sejak bulan Mei hingga September 2025. Dari total 46 pendaftar, terpilih 20 siswa yang mewakili keberagaman dan semangat inklusi dengan komposisi:

  • 70% transpuan dan ODHIV
  • 30% masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas dan mahasiswa.

Artikel terkait : Menyambut Smart Transchool 2.0 “Sekolah Tanpa Batas”

Belajar Tanpa Batas untuk Keadilan

Smart Transchool dikembangkan sebagai model pembelajaran partisipatif dan setara, di mana semua peserta berperan sebagai pembelajar sekaligus pengajar. Selama tujuh hari, mereka mengikuti sesi interaktif, lokakarya, dan diskusi kelompok tentang hak asasi manusia, keadilan gender, kepemimpinan komunitas, serta penggunaan teknologi untuk advokasi sosial.

Pendekatan ini menegaskan keyakinan bahwa pendidikan sejati tidak dibatasi identitas, latar belakang, atau kondisi apa pun — semua orang berhak tumbuh, memahami, dan berkontribusi dalam perubahan sosial.

Semua sesi pembelajaran dan momen penting Smart Transchool 2.0 dapat disaksikan melalui:
Instagram & YouTube Channel Yayasan Kebaya Yogyakarta.

Dampak dan Harapan

Smart Transchool 2.0 melahirkan jejaring antar komunitas yang lebih kuat, mempertemukan beragam perspektif untuk memperkaya gerakan keadilan sosial di tingkat lokal. Para siswa juga mengembangkan gagasan inisiatif berbasis komunitas yang akan diteruskan melalui kegiatan mentoring pasca pelatihan.

Yayasan Kebaya berkomitmen menjadikan Smart Transchool sebagai ruang belajar berkelanjutan bagi siapa pun yang percaya bahwa kesetaraan dimulai dari kesempatan untuk belajar bersama.


All stories. All voices. One school.
All different. All equal.
All dreams matter.
All learn. All belong.

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *