Perkuat Tata Kelola, RAT CU Komunitas Bahas Langkah Strategis 2026

Yogyakarta, 17 Juni 2026 – Yayasan Kebaya Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Credit Union Komunitas Transpuan Yogyakarta Tahun Buku 2025 di Tara Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi bagi anggota untuk melakukan evaluasi, menyampaikan laporan pertanggungjawaban, serta merumuskan arah pengembangan Credit Union ke depan.

Mengusung tema “Memperkuat Solidaritas Ekonomi dan Kemandirian Komunitas Transpuan melalui Credit Union yang Inklusif, Transparan, dan Berkelanjutan”, RAT diikuti oleh 46 peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota berbagai Credit Union komunitas transpuan di Yogyakarta, antara lain CU Warkit, CU Watayo, CU Seruni, CU Protari, CU KDS Violet, CU Smart Transschool, CU Sidomulyo, serta perwakilan komunitas Warkop.

Selain menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus dan laporan keuangan, RAT juga menjadi ruang refleksi bersama untuk membahas berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan Credit Union komunitas. Dalam sesi diskusi, peserta secara aktif berbagi pengalaman terkait dinamika pengelolaan CU di masing-masing komunitas.

Beberapa isu yang mengemuka antara lain persoalan kredit macet, pengelolaan organisasi yang belum optimal, pemahaman anggota mengenai Sisa Hasil Usaha (SHU), hingga masih adanya kesalahpahaman terkait simpanan pokok, simpanan wajib, dan berbagai prinsip dasar Credit Union. Diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif dengan tujuan mencari solusi bersama demi memperkuat keberlanjutan lembaga.

Untuk memperkaya pembahasan, RAT menghadirkan Titiek Susilowati, SE, praktisi keuangan yang memiliki pengalaman panjang di bidang perbankan dan koperasi. Dalam pemaparannya, Titiek menekankan pentingnya pendidikan anggota, tata kelola yang transparan, serta kedisiplinan dalam pengelolaan keuangan sebagai fondasi utama Credit Union yang sehat dan berkelanjutan.

Salah satu pembahasan strategis dalam RAT adalah mengenai masa depan Bank Kebaya sebagai penguat gerakan ekonomi komunitas. Dalam forum tersebut, Titiek menjelaskan potensi Bank Kebaya untuk berkembang sebagai lembaga sekunder yang dapat menopang keberlangsungan berbagai Credit Union komunitas. Kehadiran lembaga sekunder diharapkan mampu memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memperluas akses dukungan bagi CU-CU komunitas yang telah berkembang.

Melalui RAT ini, anggota tidak hanya melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi selama tahun buku 2025, tetapi juga menyusun langkah-langkah strategis untuk tahun berikutnya. Forum ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun Credit Union yang lebih kuat, akuntabel, dan mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi bagi komunitas transpuan di Yogyakarta.

Di akhir kegiatan, peserta menyepakati pentingnya memperkuat solidaritas antar-CU komunitas, meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota, serta mendorong pengembangan sistem pendukung yang dapat menjamin keberlanjutan gerakan ekonomi komunitas di masa mendatang.

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *